LGA vs PGA – Jenis Soket CPU Dijelaskan

Selama dekade terakhir, ada dua pemimpin industri utama di pasar CPU, AMD dan Intel . Pelanggan selalu membandingkan teknologi mereka yang digunakan dalam produk, dengan alasan sisi mana yang lebih baik. Salah satu standar yang paling diperdebatkan antara AMD dan Intel adalah jenis soket CPU – Land Grid Array (LGA) vs Pin Grid Array (PGA).

PGA – terutama digunakan oleh AMD sekarang

Soket CPU LGA dan PGA
Foto dari HWSW

AMD telah menggunakan Pin Grid Array (PGA) setelah socket G34 pada tahun 2010. Prosesor Ryzen terbaru masih menggunakan PGA dengan socket AM4. Namun, prosesor AMD Ryzen Threadripper dan EPYC telah pindah ke soket LGA 4094 baru yang lebih besar ( TR4/SP3 ). Menurut rumor terbaru, soket AM5 AMD yang akan datang untuk platform mainstream juga akan dialihkan ke format LGA 1718.

Untuk Pin Grid Array, pin kontak berada di CPU, sedangkan soket pada motherboard berisi lubang untuk mengamankan CPU. Soket semacam ini dikenal sebagai soket gaya penyisipan nol, yang berarti CPU akan dapat masuk tanpa tekanan apa pun.

LGA – terutama digunakan oleh Intel

Soket CPU LGA dan PGA

Sejak Socket J (LGA 771) pada tahun 2004, Intel telah menggunakan Land Grid Array selama lebih dari satu dekade. Semua prosesornya, dari Core i7 hingga Pentium/Celeron, menggunakan soket LGA yang sama. CPU generasi ke-7 saat ini menggunakan soket LGA 1151, dimana pada soket tersebut terdapat 1151 pin kontak.

Faktanya, Land Grid Array pada dasarnya adalah kebalikan langsung dari PGA. Semua pin kontak ada di soket, disolder ke motherboard. Sebagai gantinya, jumlah bantalan kontak yang sama ada di CPU untuk membuat koneksi.

Perbandingan – LGA vs PGA

Anda mungkin bertanya-tanya jenis soket CPU mana yang lebih baik. Jawabannya adalah tidak. Tidak ada jawaban pasti tentang memilih soket LGA atau PGA.

Keuntungan dari soket LGA:
  • Prosesor cenderung tidak rusak karena salah penanganan dan terjatuh, karena tidak ada pin yang rapuh. (CPU Lebih Tahan Lama)
  • Pin LGA lebih kecil dalam ukuran fisik, memungkinkan lebih banyak pin dalam jumlah ruang yang sama. (Lebih Hemat Ruang)
Keuntungan dari soket PGA:
  • Motherboard hampir tidak dapat rusak oleh ketidaksejajaran CPU. (Motherboard Lebih Tahan Lama)
  • Jauh lebih mudah untuk memperbaiki pin yang bengkok pada prosesor PGA daripada pada motherboard LGA. (Kemampuan Perbaikan Sedikit Lebih Baik)

Kesimpulannya, soket LGA dan PGA memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Saya pribadi lebih suka menggunakan soket LGA karena kemudahan penggunaannya. Meskipun pin yang sedikit bengkok berarti motherboard terpanggang, hal ini dapat dihindari dengan ekstra hati-hati.

Apa pilihan Anda, LGA atau PGA?